Samba, Si Pengawal Ganjar Saat Gowes Keliling Kampung Sosialiasi Covid-19

ganjar_sepeda
Gubernur Jateng ganjar Pranowo bergowes keliling Kota Semarang saat pandemi Covid-19. ( foto humas)

SIGIJATENG – Kebiasan  Gubernur Jateng Ganjar Pranowo adalah keliling kota bahkan sampai luar kota dengan naik sepeda ontel. Sering kali, gowesnya itu juga diikuti oleh istrinya Siti Atikoh. Tentu saja, tujuan Ganjar Pranowo tidak hanya sekedar berolah raga, namun juga untuk melihat langsung geliat warganya serta kondisi warganya. Dan pada saat Pandemi Covid, gowesnya keliling kampung digunakan untuk bersosialiasi dan mengedukasi warga tentang Corona.

Setiap kali gowes, Ganjar juga tidak hanya bersama dengan istrinya saja, namun dengan sejumlah orang. Siapa mereka yang ikut ngawal Ganjar? Ya, mereka yang mengawal Ganjar saat gowes adalah Komunitas Semarang Bicycle Association (Samba).

Komunitas Samba ini anggotanya banyak dan sengaja membentuk tim khusus untuk mengawal Gubernur Jawa Tengah (Jateng). “Pak Ganjar hampir setiap hari gowes bersama anak-anak Samba. Mereka mencari kerumunan seperti pasar. Kemudian mengingatkan masyarakat untuk menjaga jarak. Juga bagi-bagi masker. Ketika puasa, mereka gowesnya sore hari,” kata Lo Tik Yong, komandan Samba, dikuti Mainsepedacom.

Samba memiliki anggota (member) yang jumlahnya cukup banyak. Namun tidak semua member Samba diizinkan turun untuk mengawal Ganjar. Samba menunjuk tim khusus, terdiri dari empat hingga lima orang. Di antaraya adalah Hendry Widjaja, Herman Afe, Rahmad Budi Santoso, dr Zulfahmi, dan Hendra Dharmanto.

“Saya juga baru sekali ikut mengawal Pak Ganjar,” kata Ko Chay, sapaan Lo Tik Yong.

Selama pandemi Covid-19, Samba telah membuat kebijakan untuk meniadakan gowes bareng. Meski demikian, setiap anggota diperkenankan untuk gowes mandiri. Untuk antisipasi dan juga mentatai protocol kesehatan, Samba selalu mengingatkan anggotanya untuk menjaga jarak selama gowes.

“Kami juga mengimbau untuk tidak mampir ke warung makan atau warung kopi. Padahal biasanya yang seru ya mampir ke warungnya itu,” ucapnya lantas tertawa.

Selain gowes mandiri, anggota Samba juga banyak yang memilih gowes indoor selama pandemi coronavirus. Ada yang gowes menggunakan aplikasi Zwift, ada pula yang menggunakan roller.

Samba tidak hanya berkumpul untuk bersepeda, namun juga melakukan baksi sosial ke sejumlah rumah sakit dan instansi lainnya di Jawa Tengah. “Kami kirim sejumlah APD ke beberapa rumah sakit di Jateng. Kami juga memberi masker yang bisa dicuci ke teman-teman kepolisian di Semarang,” katanya. (*)

Sumber : mainsepeda.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here